6 Artis Indonesia Ini Sisihkan Sebagian Hartanya untuk Membangun Pesantren

by -
6 Artis Indonesia Ini Sisihkan Sebagian Hartanya untuk Membangun Pesantren

Bintangtamu.id – Terkenal dan memiliki harta yang berlimpah, tak lantas membuat para artis di tanah air selalu sibuk dan berkutat dengan dirinya sendiri. Sebagian di antaranya malah dikenal dermawan dan senang membagikan hartanya.

Salah satu cara mereka berbagi rejeki kepada orang lain adalah dengan membangun pondok pesantren, tempat anak-anak beragama Islam bersekolah.

Berikut para artis yang rela menyisihkan sebagian hartanya untuk membangun pesantren.

1. Atta HalilintarAtta Halilintar

Salah satu artis Indonesia yang membangun pesantren adalah Atta Halilintar. Suami dari Aurel Hermansyah ini telah menyiapkan lahan seluas 20 hektar untuk pesantren yang dinamakan sebagai Pesantren AHHA Binaumma di kawasan Cikarang, Jawa Barat.

Link Banner

Atta Halilintar mengaku membangun pesantren itu untuk mencetak anak penghafal Al-quran dan sebagai mencari berkah untuk keluarganya besarnya.

Pencetus kata asyiapp ini memang tidak mendirikan pesantren seorang diri melainkan bersama omnya yaitu Aryo.

Pesantren yang didirikan di atas lahan yang sangat luas, asri, dan jauh dari kota ini juga merupakan hadiah untuk anak pertamanya yakni Ameena Hanna Nur Hatta.

2. Baim WongBaim Wong

Artis Indonesia yang membangun pesantren berikutnya adalah Baim Wong.

Suami Paula Verhoeven ini telah menyiapkan lahan seluas 6 hektare di Kampung Babakan Loa, Desa Cirende, Kecamatan Campaka, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

Pesantren yang nantinya akan dikhususkan untuk para hafiz dan hafiza Al Quran bernama rumah Alquran.

Artis bernama lengkap Muhammad Ibrahim memilih Kabupaten Purwakarta karena disekitar pembangunan pesantren itulah tempat tinggalnya saat kecil bersama almarhum sang ibu.

Pesantren diurus langsung oleh Baim Wong dan Dedi Mulyadi, mantan bupati Purwakarta dan kini menjadi anggota DPR.

Pesantren tersebut memiliki usaha pertanian dan ternak mulai dari sapi, domba, kerbau, ayam dan ikan. Dengan demikian, anak didik selain belajar agama juga diajarkan untuk menggeluti bidang usaha.

Untuk sistem pembayaran pendidikan, ada yang bayar dan ada yang gratis. Bagi yang bayar, uang itu akan dimanfaatkan untuk menopang kehidupan sehari-hari bagi yang gratis.

“Nanti ada khusus pesantren anak yatim dan bayar. Yang bayar buat nafkahin yang gratis,” kata Baim Wong.

Leave a Reply

Your email address will not be published.

No More Posts Available.

No more pages to load.