Usung Konsep Futuristik dan Distopia, SEVENTEEN Resmi Comeback dengan Thunder

By Hafsah Azzahra on 26 May 2025, 05:09 PM
Usung Konsep Futuristik dan Distopia, SEVENTEEN Resmi Comeback dengan Thunder

SEVENTEEN (X/pledis_17)

Bintangtamu.id – SEVENTEEN resmi comeback dengan full album kelima Happy Burstday dengan lagu utama thunder pada 26 Mei 2025 pukul 18.00 KST. Lagu ini pun telah dirilis di seluruh platform musik. Sementara musik videonya bisa disaksikan di kanal YouTube HYBE Labels.

Kali ini SEVENTEEN mengusung konsep yang intens, futuristik, dan penuh energi transformasional. Lagu Thunder hadir sebagai metafora daei kelahiran kembali.

Dimana SEVENTEEN menggambarkan diri mereka sebagai kilat yang membelah langit gelap, sebuah simbol kekuatan baru, keberanian, dan kreativitas tanpa batas.

Sementara itu, Thunder mengusung genre EDM dance pop dengan chorus adiktif ‘ALO ALO THUNDER’. Dimana frasa ini mudah diingat dalam sekali dengar. Lagu ini telah ditampilkan perdana di acara B-DAY PARTY: BURST Stage di bawah Jamsugyo, Seoul.

Sementara itu, dilansir melalui Naver oada 26 Mei, MV Thunder membawa penonton ke dalam Blitz Club, sebuah ruang virtual eksklusif bagi mereka yang berani menghadapi tantangan. Di sinilah SEVENTEEN yang sebelumnya mengumumkan “menghilang secara sukarela” untuk melakukan transformasi diri muncul kembali sebagai versi terbaik mereka. Wajah baru yang lebih liar dan berani dari sebelumnya pun ditampilkan.

Salah satu adegan menunjukkan anggota mengenakan helm motor dengan sorot mata tajam, seakan bersiap menyongsong dunia baru yang penuh rintangan. Aura pemberontakan juga terasa saat mereka melaju di atas motor besar dalam hujan. Terlebih pencahayaan tajam dan suasana kelam semakin menambah atmosfir dramatis.

Lalu tata artistik musik videnya sangat mencerminkan tema cyberpunk dan post-apokaliptik. Tank top robek, jaket kulit, kalung berduri, serta pencahayaan neon hijau memperkuat kesan klub bawah tanah yang liar, penuh ekspresi dan kebebasan tanpa batas. Ini bukan sekadar visual, tetapi narasi transformasi dan pemberdayaan diri.

Salah satu elemen paling menarik adalah perpaduan antara telepon umum dan defibrillator sebagai ikon unik yang menjadi portal menuju Blitz Club. Simbol ini menegaskan pesan utama comeback ini adalah berkomunikasi, memberi stimulasi positif, dan terus menantang batas.

Dalam narasi visual, SEVENTEEN tampil sebagai karakter-karakter yang baru bangkit dari eksperimen atau distopia masa depan. Sosok dalam tabung transparan dan wadah futuristik memperlihatkan proses metamorfosis menjadi sosok yang lebih kuat dan berani.

Kemudian sorotan lain datang dari koreografi intens dan sinematografi eksperimental. Gerakan penuh tenaga, angle kamera dramatis, dan efek visual seperti petir neon hijau menghadirkan suasana pesta distopia yang mengguncang layar. Jadi ada banyak kesan dan pengalaman menonton dari klip singkat ini.

Tidak hanya dari sisi visual dan musik, kekuatan comeback ini juga terletak pada jajaran produser. Lagu Bad Influence dikerjakan oleh Pharrell Williams, sementara nama besar seperti Timbaland dan Ha Hyun-sang juga ikut berkontribusi dalam album ini. Tak heran bila album ini menandai 10 tahun karir mereka yang telah dikenal luas secara internasional.

Selain itu, ada ragam genre dari 13 lagu solo suara melalui tiga lagu grup dan solo masing-masing dari 13 anggota. Sehingga pendengar bisa memilih sesuatu mood dan selera masing-masing.

Tema, isu, dan konsep yang diusung oleh ke-13 member ini pun berbeda sehingga menambah keragaman warna musik di album anniversary mereka ini.