Geram Melihat Kekalahan Timnya Persikota, Prilly Latuconsina: Kondisi Sepak Bola Indonesia Masih Mengecewakan

by -
Geram Melihat Kekalahan Timnya Persikota, Prilly Latuconsina: Kondisi Sepak Bola Indonesia Masih Mengecewakan

Bintangtamu.id – Partai pembuka babak 16 besar Liga 3 2021/2022 antara Persikota Tangerang vs Farmel FC menyisakan bekas luka tersendiri bagi artis cantik Prilly Latuconsina.

Pasalnya kemenangan yang diperoleh Farmel FC 3 – 0 atas Persikota diwarnai dengan berbagai keputusan kontroversial dari wasit yang memimpin pertandingan pada Minggu, 6 Maret 2022.

Prilly Latuconsina yang merupakan pemilik dari klub Persikota Tangerang pun membuat video tanggapan tentang pertandingan timnya.

Dalam video unggahan 58 detik pada akun Instagram @prillylatuconsina96 pada Minggu, 6 Maret 2022 seusai pertandingan, dia menunjukkan rasa kecewanya terhadap pertandingan Persikota vs Farmel FC.

Pada awal videonya, Prilly mengungkapkan perjuangan dengan tim Persikota Tangerang yang telah berjuang dengan keras demi mengarungi persepakbolaan di Indonesia.

Prilly juga mengungkapkan semangatnya pada dunia sepak bola Indonesia dan meyakini adanya harapan yang besar untuk memajukan sepak bola di Indonesia.

Namun, kekecewaannya pada laga yang sudah timnya jalani membuat dirinya merasa sia-sia karena kondisi sepak bola di Indonesia masih mengecewakan.

Meski merasa kecewa dengan kinerja wasit pada laga sore itu Bintang film “Ganteng-Ganteng Serigala” masih percaya kepada PSSI bahwa PSSI masih menjadi rumah yang netral, bersih dan adil bagi seluruh klub di Indonesia.

“It’s saddening yet patethic. Too many questionable decisions have been made against us,” tulis Prilly Latuconsina pada kolom caption Instagramnya.


Dia juga menuliskan dalam Bahasa inggris bahwa dirinya akan merasa senang jika bisa membantu industri sepak bola di Indonesia. Namun, dalam kenyataannya itu terlalu menyedihkan untuk bisa menjadi kenyataan.

“I would love to help to leverage indonesian football industry in the first place. But how can i help? it’s too sad to be true,” lanjut Prilly.

Prilly Latuconsina berharap dan meminta tolong kepada seluruh pihak agar tidak mematikan mimpi pemain dan anak-anak Indonesia yang ingin memajukan sepak bola Indonesia hanya demi kepentingan pribadi.

Dalam video di slide kedua, Prilly memperlihatkan beberapa cuplikan keputusan wasit yang merugikan pihak Persikota Tangerang.

Keputusan pertama yang disorot oleh Prilly adalah mengenai pergerakan Dian Ardiansyah yang menerima umpan lambung dianggap offside oleh wasit.

Padahal, dalam siaran ulang diperlihatkan bahwa Dian Ardiansyah berada dalam posisi onside dan berpeluang untuk menciptakan gol karena hanya tinggal berhadapan dengan sang kiper Farmel FC.


Bukan hanya itu, sebuah pergerakan menusuk dari pemain Farmel FC pun menjadi sorotan.

Sebab, dalam duel satu lawan satu antara pemain Persikota dan Farmel FC dalam kotak penalti membuahkan sebuah hadiah penalti kepada pemain Farmel FC.

Namun, dalam tayangan ulang pemain Persikota Tangerang sama sekali tidak melakukan kontak fisik yang menyebabkan pemain Farmel FC terjatuh.

Meski demikian, Prilly Latuconsina yang merasa pihaknya dirugikan tetap optimis tim Persikota Tangerang akan bisa promosi ke Liga 2 musim depan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *